Yayasan Somatua Terima Hibah Lima Unit Homestay dari Disparbudpora Mimika

GLADIATORPAPUA – Yayasan Somatua dalam kiprahnya mengembangkan desa wisata Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah menerima hibah sebanyak lima unit homestay, serta paket bantuan lainnya dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika.

Hibah yang diberikan terkait realisasi pengembangan desa wisata, yakni program Disparbudpora Mimika dalam mengembangkan potensi wisata di pesisir Mimika.

Ini dimaksudkan agar potensi wisata berdampak pada transformasi perubahan sosial masyarakat yang sebelumnya merupakan masyarakat nelayan menjadi masyarakat pengelola ekowisata berkelanjutan.

Berkaitan dengan potensi wisata dan usaha homestay berbasis komunitas masyarakat asli Mimika di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, Disparbudpora Mimika menggandeng Yayasan Somatua yang dipimpin Maximus Tipagau-Waukateyau untuk mengembangkannya.

Apalagi peluang dari destinasi dan potensi wisata Kampung Keakwa, tidak hanya meninggalkan jejak sejarah Perang Dunia II, juga terdapat mangrove yang tidak dimiliki daerah di Indonesia bahkan dunia, karena tingginya lebih 30 meter.

Destinasi wisata Kampung Keakwa yang punya daya tarik mengharuskan Disparbudpora Mimika mengalokasikan anggaran yang tidak sedikit membangun tambahan lima unit homestay dari 10 unit homestay yang dibangun terlebih dahulu oleh Yayasan Somatua.

Adapun hibah paket bantuan dari Disparbudpora diserahkan langsung Jacob Toisuta, Kepala Disparbudpora Mimika kepada Maximus Tipagau-Waukateyau.

Penyerahan paket bantuan fasilitas perlengkapan penunjang wisata itu dilakukan di Kantor Disparbudpora, Sentra Pemerintahan SP3, Distrik Kuala Kencana pada Senin kemarin.

Hibah berupa fasilitas dan peralatan pendukung aktivitas kepariwisataan dan dokumentasi, meliputi lima unit homestay, dua unit speedboat, masing-masing satu speedboat besar dengan kapasitas mesin 40 PK sebanyak 2 buah, dan satu speedboat besar dengan kapasitas mesin 40 PK 1 buah.

Dihibahkan pula 2 unit kamera drone Dji Phantom 7 Pro, dua buah Kamre DSLR Canon, kamera action Gopro sebanyak 2 unit, satu paket alat pendakian, satu paket tenda camping climbing, dan satu paket tali pendakian.

Penyerahan hibah yang ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima ini merupakan wujud dukungan pemerintah terhadap kerjasama dengan pihak swasta dalam memacu laju perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mimika.


“Yayasan Somatua telah berperan penting dalam memajukan pariwisata Kabupaten Mimika, khususnya wisata pesisir dengan membangun 10 homestay di Keakwa,” demikian ungkap Jacob Toisuta ketika itu.

Sementara itu, Maximus Tipagau-Waukateyau menyambut apresiasi dan berterima kasih kepada Bupati Mimika, Pemkab Mimika termasuk Disparbudpora atas dukungan ini.

“Hibah berupa fasilitas dan peralatan pendukung aktivitas kepariwisataan dan dokumentasi
ini akan sangat bermanfaat bagi Yayasan Somatua sebagai mitra pemerintah dalam mengembangkan potensi pariwisata di pesisir selatan Kabupaten Mimika,” ungkap Maximus yang dijuluki Gladiator Papua.

Dipastikannya, melalui hibah ini mendorong percepatan pengembangan kegiatan wisata di wilayah pesisir, khususnya di Kampung Keakwa.

Dikatakannya, pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang paling menjanjikan dan mempunyai tingkat pertumbuhan paling pesat di dunia. “Pariwisata termasuk salah satu penggerak utama (key driver) kemajuan sosio-ekonomi suatu daerah, tidak hanya menambah pundi-pundi pendapatan daerah, tapi juga membuka lapangan pekerjaan dan kesempatan berusaha. Ini menjadi peluang kita mempromosikan keindahan wisata pesisir Mimika,” tandasnya. (timgladiator).


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *