NABIRE, PAPUA TENGAH – Potensi wisata bahari di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, terus mendapat perhatian. Salah satunya adalah wisata Hiu Paus di Pulau Pepaya, yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai salah satu destinasi unggulan di wilayah tersebut.
Dalam rangka melihat potensi tersebut secara langsung, Maximus Tipagau melakukan peninjauan sejumlah lahan di kawasan Pulau Pepaya, Nabire. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kondisi area sekaligus mempersiapkan berbagai kebutuhan yang dapat mendukung pengembangan kawasan wisata Hiu Paus ke depan.

Maximus melihat langsung kondisi lahan dan lingkungan sekitar yang berpotensi menjadi area pendukung kegiatan pariwisata. Selain meninjau lokasi, ia juga berdiskusi dengan masyarakat setempat untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi wilayah serta mendengar masukan terkait rencana pengembangan kawasan.
Menurutnya, masyarakat lokal perlu menjadi bagian penting dalam pengembangan wisata. Selain menjaga kelestarian lingkungan, keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi melalui berbagai kegiatan pariwisata.
Potensi Hiu Paus yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut juga dapat dikembangkan bersama dengan berbagai fasilitas pendukung, sehingga wisatawan dapat menikmati pengalaman wisata bahari dengan tetap memperhatikan kondisi alam dan lingkungan sekitar.
Peninjauan ini menjadi salah satu langkah awal untuk melihat lebih jauh potensi wisata Hiu Paus di Nabire, khususnya di Pulau Pepaya. Dengan pengelolaan yang baik dan kolaborasi bersama masyarakat, kawasan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang menarik sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah. (MGP)


